Nasional
Internasional
Ekonomi
Kuliner
Budaya
Sport
Olahraga
Teknologi
Lifestyle
Investigasi
Lingkungan
Semarang
Tempo Doloe
Wisata
Kuliner
Property
HEADLINE

Search

Dugaan Togel Masih Beroperasi di Pucang Gading, Warga Soroti Pengawasan Aparat

Dugaan Togel Masih Beroperasi di Pucang Gading, Warga Soroti Pengawasan Aparat

DEMAK – Dugaan praktik perjudian toto gelap (togel) kembali menjadi sorotan di kawasan Pucang Gading, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Aktivitas yang diduga sebagai transaksi togel disebut masih berjalan di tengah permukiman warga dan memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan aparat.
Berdasarkan informasi dan pantauan yang diterima, sebuah kios berukuran sekitar 2 x 3 meter di kawasan Jalan Batursari Permai diduga digunakan untuk melayani transaksi kupon togel.


Seorang perempuan terlihat berada di depan meja sambil mencatat sejumlah kupon yang diduga berkaitan dengan pembelian togel. Aktivitas tersebut disebut berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB hingga malam hari, bahkan dapat berlanjut hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
Sejumlah warga menyebut mayoritas orang yang datang ke lokasi tersebut merupakan laki-laki.
Yang menjadi pertanyaan, jika aktivitas tersebut benar merupakan perjudian, mengapa bisa berlangsung cukup terbuka di tengah permukiman?
Informasi yang dihimpun juga menyebut dugaan aktivitas serupa tidak hanya berada di satu titik. Sejumlah kios lain di wilayah Kecamatan Mranggen disebut turut menjalankan aktivitas yang diduga berkaitan dengan togel.


Bahkan, beredar informasi bahwa kupon dari beberapa titik tersebut diduga dikumpulkan sebelum disetorkan kepada seorang pria berinisial N, yang disebut-sebut merupakan warga Demak. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut.
Kondisi ini membuat sebagian warga mulai mempertanyakan keseriusan pengawasan terhadap praktik perjudian di wilayah tersebut.
“Kalau memang benar ada praktik togel, seharusnya ditertibkan. Jangan sampai dibiarkan karena berada di tengah permukiman,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Warga menilai persoalan ini tidak semestinya berhenti pada pemeriksaan satu kios saja. Jika memang ditemukan unsur perjudian, masyarakat berharap aparat menelusuri kemungkinan adanya jaringan, pemasok, hingga titik-titik lain yang diduga menjadi tempat transaksi.
Apalagi Demak dikenal sebagai daerah dengan kehidupan masyarakat yang kuat dengan nilai-nilai religius. Keberadaan dugaan perjudian di lingkungan permukiman dinilai berpotensi merusak ketertiban dan menimbulkan keresahan sosial.
Kini bola berada di tangan aparat penegak hukum. Apakah dugaan aktivitas togel tersebut akan segera ditindak, atau justru kembali menjadi aktivitas yang terus berjalan di balik diamnya pengawasan?


Hingga berita ini disusun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak berwenang. Masyarakat berharap aparat segera melakukan pengecekan di lapangan dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran hukum.

Kategori: Semarang